Gambar Berita
Yunita Sari Senin, 12 Juni 2017 - 12:01:26 WIB. | 1095

Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi maju oleh peneliti dapat meningkatkan daya saing bangsa di era globalisasi

Rapat diselenggarakan  di Ruang Kawengian lt.4 Puslitbang Upaya Kesehatan pada tanggal 3 Juni 2017 dihadiri oleh para pejabat struktural,  para peneliti, para staf, dan hononer.   Acara rapat rutin dimulai oleh Bapak Kepala Pusat Peneltian dan Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat yang menjelaskan mengenai  beberapa hal antara lain yaitu  bahwa untuk menjadi peneliti harus dapat menguasai iptek pada riset kesehatannya  sehingga dapat memajukan pembangunan nasional dan meningkatkan daya saing bangsa di dunia internasional.   Peran penelitian dan pengembangan di manajemen pembangunan kesehatan nasional adalah mengukur besaran masalah, mencari  penyebab masalah, mengembangkan solusi, implementasi solusi dan mengevaluasinya. Mengukur besaran masalah antara lain pada  riset PTM/PM, Rikhus Vektor, Riset Cemarling, SR dan CVRS, dan SDT, mencari penyebab masalah  yakni diantaranya pada Kohor PTM, Kohor TKA, dan Riset Etnografi (REK). Untuk mengembangkan solusi dijelaskan yaitu  dengan model intervensi dan produk adalah inovasi program (PDBK, RIK, Eliminasi Schisto Terpadu) serta inovasi berorientasi produk (vaksin, alat DX, Obat, Alkes), serta dengan implementasi solusi yakni dengan pendekatan Keluarga Sehat, Germas dan Nusantara Sehat, juga untuk evaluasi adalah pada Riskesdas, Sirkesnas, Monev NS, Riset Evaluatif Keluarga Sehat dan riset pembiayaan kesehatan.   Untuk tantangan kedepan membuat rencana besar untuk meningkatkan daya saing bangsa di era globalisasi adalah dengan membuat kelompok kecil yakni sekitar 2 orang  dapat saling bersinergi dan mencari generasi baru untuk meregenerasi pegawai yang akan pensiun.   Sinergi dalam kelompok kecil tersebut yakni antara lain memanfaatkan perbedaan agar saling melengkapi, kerjasama, keterbukaan pikiran, dan menemukan cara-cara baru yang lebih baik. Kesimpulannya yaitu Keseriusan, Kepedulian juga Kecermatan.   Dan pada rapat tersebut juga memperkenalkan Kepala Bagian Tata Usaha Puslitbang yang baru yaitu Ibu dr. Lidwina Salim, MSi yang menggantikan pejabat sebelumnya yakni Bapak Drs. Muchtar Ghozali, MM.               


Berita Terkait

  • Virtual museum merupakan salah satu cara mempromosikan museum dengan teknologi media

    Selengkapnya
  • Intervensi kesehatan dengan paduan aspek budaya lokal untuk mengubah pola perilaku kesehatan di masyarakat

    Selengkapnya
  • Workshop penulisan artikel ilmiah Jurnal Kesehatan Reproduksi (Kespro) dapat mengembangkan teknik penulisan artikel ilmiah peneliti dan mahasiswa

    Selengkapnya
  • Pra rapat kerja puslitbang upaya kesehatan masyarakat 2017 : tingkatkan kinerja dan kebersamaan pegawai

    Selengkapnya
  • Kegiatan rapat bulanan Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat: Sasaran Kerja Pegawai (SKP) di tahun 2016 dan memfasilitasi penyaluran aspirasi dari pegawai

    Selengkapnya

Cari Informasi di Website Kami

Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

Jl. Percetakan Negara No. 29, Gd.5 Kotak Pos 1226 Jakarta 10560 Indonesia
(021) 42872392, 4241921

Peta Situs Kontak Kami
Best View Desktop: Google Chrome (1920 x 1080)